Gaji Umr Cikarang Jawa Barat 2020

Saat ini, UMR (Upah Minimum Regional) menjadi pertimbangan utama saat seseorang ingin mencari pekerjaan. Semakin besar UMR sebuah kawasan, maka kemungkinan besaran gaji yang diterima juga semakin tinggi. Di tahun 2020, hampir setiap daerah mengalami kenaikan UMR, salah satunya adalah UMR Cikarang.

Besaran UMR Cikarang Tahun 2020 dan Sebelumnya

Kenaikan UMR di masing-masing daerah tentu tidaklah sama. Hal ini disebabkan karena antar pemerintah daerah memiliki kebijakan yang berbeda-beda. Pertimbangan untuk menentukan UMR pun tidak hanya berdasarkan satu variabel. Sehingga, perbedaan tersebut adalah hal yang wajar.

logo kota cikarang
logo cikarang

Di antara pertimbangan penetapan UMR di suatu daerah adalah karena status dan letak kawasan itu sendiri. Semakin metropolitan sebuah kawasan, maka akan semakin tinggi pula UMR yang akan diterima. Selain itu, besaran UMR juga ditetapkan berdasarkan harga sandang, pangan, papan dan sebagainya di sebuah kawasan.

Besaran UMR di kawasan Cikarang atau Kabupaten Bekasi pada tahun 2020 adalah Rp. 4.498.960,-. Nominal ini terbilang cukup besar apabila dibandingkan dengan kawasan-kawasan lain, khususnya Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, UMR di Cikarang mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Pada tahun 2019, UMR yang ditetapkan adalah Rp. 4.146.126,-. Dibandingkan dengan ketetapan UMR Cikarang yang baru, selisihnya sekitar Rp. 350.000,- an.

Perbandingan UMR Cikarang dengan Kawasan-Kawasan di Sekitarnya

Kabupaten Bekasi atau Cikarang sesungguhnya memiliki UMR yang terbilang tinggi. Hal ini dapat dilihat dari perbandingan antara UMR di daerah tersebut dengan beberapa daerah di sekitarnya. Selisihnya pun bisa dibilang cukup fantastis. Bahkan, selisihnya hanya sekitar Rp. 100.000,- an dibandingkan Kota Bekasi.

Adapun selisih dengan kota-kota lain di sekitarnya seperti kota Tangerang cukup tinggi. Besaran UMR di kawasan ini hanya Rp. 4.119.029,-. Begitu pula dengan kabupaten Tangerang, kota Tangerang Selatan serta kota Bogor yang memiliki UMR hampir sama dengan kota Tangerang.

Oleh karena itu, tidak heran jika banyak orang yang tertarik untuk bekerja bahkan merantau ke Cikarang karena UMRnya cukup tinggi. Namun, sebelum memutuskan untuk merantau ke sana, pastikan mempertimbangkan aspek-aspek lain seperti biaya makan, tempat tinggal dan sebagainya.

Alasan UMR Cikarang Lebih Tinggi Dibandingkan yang Lain

Anda tentu akan bertanya-tanya, mengapa di kawasan Cikarang UMRnya tergolong tinggi. Bahkan, dibandingkan dengan kawasan DKI. Ada beberapa faktor atau alasan utama yang melatarbelakanginya. Di antaranya adalah:

  1. Banyaknya Industri dan Perusahaan di Kawasan Cikarang

Faktor utama yang membuat UMR di Cikarang lebih tinggi adalah karena banyaknya industri dan perusahaan di tempat tersebut. Mulai dari industri tekstil, makanan, elektronik dan masih banyak lagi yang lainnya. Semakin banyak industri yang berdiri, maka kemungkinan UMRnya juga akan lebih tinggi.

  1. Jumlah Pekerja Lebih Banyak

Selain karena banyaknya perusahaan yang berdiri di Cikarang, tingginya UMR di tempat ini juga disebabkan karena jumlah pekerja yang cukup banyak. Dimana jumlah pekerja tersebut akan semakin keras dalam menyuarakan kenaikan UMR di Cikarang.

  1. Tingginya Biaya Hidup

Salah satu yang mendorong tingginya UMR di Cikarang adalah karena biaya hidup yang tidak rendah. Dibandingkan dengan kawasan lain, khususnya daerah kecil dan pinggiran, harga kebutuhan pokok di Cikarang cenderung lebih mahal.

UMR Cikarang yang tinggi banyak menarik minat pekerja untuk mencari penghidupan di kawasan tersebut. Tidak hanya dari penduduk lokal, namun juga pekerja dari luar kota bahkan luar provinsi. Di samping itu, tidak begitu sulit untuk mendapatkan pekerjaan di kota besar semacam ini.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!