Gaji Umr Subang Jawa Barat 2020

Membicarakan tentang UMK Subang memang menarik untuk dibahas. Pasalnya, kenaikan gaji merupakan sesuatu yang amat membahagiakan. Begitu juga dengan masyarakat wilayah masing-masing di Indonesia. Namun, untuk 2020 ini juga diikuti oleh kenaikan beberapa harga.

UMR dan Fungsinya

Sebelum membahas tentang Upah Minimum Regional (UMR) Subang, perlu diketahui terlebih dahulu bahwa istilah UMR sesungguhnya telah dihapuskan. Diganti dengan istilah Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kota / Kabupaten (UMK).

Sebagaimana namanya, UMP ditetapkan oleh gubernur, sedangkan UMR dirumuskan oleh bupati / walikota bersama dengan Dewan Pengupahan Provinsi. Landasan ketentuan jumlah besaran pun berbeda. Namun umumnya, UMK lebih banyak dari UMP

Berapa besaran UMP Jawa Barat tahun 2020? Subang sendiri merupakan kota yang berada di bawah naungan UMR Provinsi Jawa Barat. Pada tahun 2020, tercatat memasuki jumlah Rp.1.810.350, mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2019 lalu sebesar Rp.1.668.372.

logo kab subang
logo kabupaten subang

Berapa besaran UMK Subang tahun 2020? Setelah mengetahui ketetapan UMR dari provinsi Jawa Barat, pemerintah Kabupaten Subang sendiri menerapakan Upah Minimun Kota (UMK) tahun 2020 untuk daerah ini sebesar Rp.2.965.468, Nilai ini naik dibandingkan jumlah tahun lalu yaitu Rp.2.732.899.

Berapa besaran UMK Subang Selama 5 Tahun Terakhir? Selama lima tahun terakhir, terhitung semenjak tahun 2015, jumlah besaran UMK Kabupaten Subang terus meningkat. Kenaikan ini berjalan dengan stabil. D tahun 2015 sebesar Rp.1.900.000, tahun 2016 sebesar Rp.2.149.720, tahun 2017 sebesar Rp.2.327.072, tahun 2018 sebesar Rp.2.529.759 dan juga di tahun 2019 sebesar Rp.2.732.899.

Besaran UMK Subang Dibandingkan Jumlah UMK Lain di Jawa Barat

Di Provinsi Jawa Barat, terdapat 27 kota dan kabupaten yang masing-masing memiliki besaran UMK UMR berbeda. Subang dengan jumlah upah minimum Rp.2.965.468, masuk dalam retetan menengah dibandingkan wilayah lainnya.

Subang memiliki selisih UMR sekitar 1, 5 juta rupiah dengan Karawang yang memegang rekor jumlah tertinggi. Data ini berdasarkan besaran pada tahun 2019. Selain itu, juga berkait hampir satu juta dibandingkan Kota Banjar selaku pemilik upah minimum terkecil .

Dampak Naiknya UMK Tiap Tahun di wilayah Subang

Kenaikan jumlah UMR tidak sesederhana kebahagiaan mendapat penghasilan lebih besar, sehingga kemakmuran hidup para pekerja akan lebih tercukupi. Di balik itu semua, terdapat juga ancaman kehilangan lahan pekerjaan.

Telah beberapa kali terjadi, perusahaan di Subang harus melakukan PHK sebab perusahaan yang dipindahkan ke wilayah lain dengan memiliki UMR lebih murah. Alih-alih kenaikan gaji dapat membahagiakan, namun akan mengundang ancaman baru.

Di sisi lain, perusahaan tidak bisa sepenuhnya disalahkan, sebab pemilik pabrik juga tak ingin rugi apabila hasil keuntungan habis hanya untuk memenuhi gaji pekerja. Kasus ini merupakan salah satu contoh dampak kebijakan UMR Subang yang perlu dibenahi.

Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Subang Secara Umum 

Subang merupakan sebuah Kabupaten yang tengah berkembang di Jawa Barat. Daerah ini memiliki ketinggian 50-500 m dengan luas wilayah 71.502,16 hektar. Dengan pabrik sebagai salah satu sektor ekonomi utama.

Jumlah pekerja mencapai ribuan dengan puluhan pabrik yang berdiri di dalamnya. Namun, pada tahun 2019 tercatat 5 pabrik berpindah lokasi karena UMR dirasa terlalu mahal. Dengan kata lain, berapa orang telah mengalami pemecatan secara tidak langsung.

Demikian merupakan sedikit ulasan terkait dengan UMR Subang. Mulai dari pengertian hingga kondisi masyarakat yang bersentuhan langsung dengan gajinya Semoga dapat menambah informasi Anda terkait hal tersebut.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!