Gaji Umr / umr jawa timur / Gaji UMR Lamongan Lengkap dari Tahun 2021 sampai 1997

Gaji UMR Lamongan Lengkap dari Tahun 2021 sampai 1997

Gaji Umr – Setelah melewati berbagai tahap dan pendalaman, UMR Kota Lamongan dinyatakan naik sebesar Rp 65.000. Kenaikan UMR Kota Lamongan terbilang cukup besar dibandingkan dengan kenaikan yang terjadi di kabupaten/kota yang lainnya. Bahkan, ada 11 kabupaten/kota yang tidak mengalami kenaikan UMR sama sekali. Tentu, kenaikan UMR setiap kabupaten/kota yang ada sudah dilaksanakan dengan berbahagi tahap dan telaah yang mendalam. Hal ini berdasarkan SK Gubernur nomor 188/538/KPTS/013/2020.

Kenaikan Umr Kabupaten Lamongan Tahun 2021

UMR Kota Lamongan
id.wikipedia.org

Kenaikan UMR di kabupaten/kota yang ada di Jawa Timur cukup beragam, mulai dari Rp 25.000 hingga Rp 100.000. Adanya kenaikan UMR Kota Lamongan dan kabupaten/kota lainnya yang telah disahkan oleh Gubernur Khofifah diapresasi oleh Ahmad Fauzi, walaupun angkanya masih terbilang kecil. Karena berapapun kenaikannya, tentu akan sangat luar biasa dampaknya di tengah pandemic ini.

Jika seluruh UMK di kabupaten/kota se Jawa Timur diurutkan, maka Kota lamongan menduduki posisi yang ke 13, dengan besaran UMR Kabupaten Lamongan Rp 2.488.724,77.  Adanya kenaikan UMR Kota Lamongan tentu menjadi angin segar bagi para karyawan. Tak hanya itu saja, kenaikan ini juga pasti membuat sejumlah orang ingin mengadu nasib ke Kota Lamongan, karena besaran UMR nya yang terbilang lumayan tinggi.

UMR Lamongan Lengkap 2021 sampai 2016

  • Umr Kabupaten Lamongan 2021 Rp. 2.488.724
  • Umr Kabupaten Lamongan 2020 Rp. 2.423,724,77
  • Umr Kabupaten Lamongan 2019 Rp. 2.233.641,85
  • Umr Kabupaten Lamongan 2018 Rp. 1.851.083,98
  • Umr Kabupaten Lamongan 2017 Rp. 1.702.772.50
  • Umr Kabupaten Lamongan 2016 Rp. 1.573.000

Agar Anda dapat melihat peningkatan UMR Kota Lamongan dari tahun ke tahun, Anda bisa mencermati beberapa data UMR Kota Lamongan di bawah.

Perkembangan Ekonomi Lamongan

Di Kota Lamongan, terdapat banyak perusahaan-perusahaan besar yang membutuhkan banyak tenaga kerja. Berdasarkan beberapa penelitian, semakin tingginya angka penyerapan tenaga kerja di sebuah kabupaten/kota, maka umkm di kabupaten/kota tersebut juga bisa meningkat, dan membuat perekonomian masyarakatnya meningkat signifikan. Dan hal ini tentu menjadi kabar gembira bagi Anda. Karena banyaknya pengerapan tenaga kerja ini Anda bisa mengambil peran penting dan sangat strategis dalam mengurangi pengangguran dan kemiskinan. Dan yang paling penting untuk Anda ketahui adalah, kontribusi terbesar sebuah usaha UMK ialah industri ekonomi kreatif.

Berdasarkan data yang ada di Jurnal Ekonomi Mahasiswa, data pertumbuhan di Kota Lamongan sangat positif, yakni menginjak angka sampai 5,6 hanya dalam kurun waktu tiga tahun. Yang dimulai dari tahun 2010 hingga 2013. Hal ini menjadi sebuah ajang pembuktian, bahwa ternyata, UMKM juga bisa mengurangi angka pengangguran, dan menyerap banyak tenaga kerja. Jika diperhatikan dari aspek ketenaga kerjaan, UMKM mencapai pertumbuhan yang cukup signifikan, dari yang masih 96,99 bisa menjadi  97,22.

Sumbangsih UMKM dalam Menopang Ekonomi Kabupaten Lamongan

Dengan demikian, terlihat jelas bahwa UMKM di Kota Lamongan sangat potensial untuk Anda manfaatkan. Dan hal ini bukan hanya membantu perekonomian di Kota lamongan, tapi juga perekonomian di Indonesia. Buat Anda yang ingin bergelut di dunia UMKM, rasanya sangat sayang jika tidak memanfaatkan kesempatan emas ini. Kapan lagi bisa membantu perkeonomian Kota sekaligus perekonomian Negara kan. Dan yang paling kerennya adalah, UMKM di Lamongan bahkan bisa menerap tenaga kerja lebih dari 300 ribu.

Hal ini jugalah yang kemudian membuat UMKM di Kota Lamongan hampir tersebar dimana-mana. Maka, bagi Anda yang ingin terjun ke dunia UMKM, Kota Lamongan adalah ladang basah yang wajib Anda coba. Hanya saja, karena sudah banyaknya pelaku UMKM di sini, Anda harus bisa menciptakan produk yang berbeda.  Agar bisa memperoleh keuntungan yang besar. Demikian sekilas tentang UMR Kota Lamongan. Semoga bermanfaat buat Anda yang bingung hendak usaha apa dan membawanya kemana.